Kamis, 23 Januari 2014

Percobaan 3 Rangkaian Resistif, Kapasitif, Dan Induktif, Daya AC

1.   Pendahuluan
Di dalam rangkaian listrik dikenal elemen pasif dan elemen aktif. Elemen aktif adalah elemen yang mampu menyediakan daya rata-rata lebih besar dari nol selam interval waktu yang tak berhinggakepada suatu alat luar, sebagai contoh sumber idela.Elemen pasif didefinisikan sebagai elemen yang tidak dapat menyediakan daya rata-rata lebih besar dari nol selama interval waktu yang tidak terhingga. Contoh dari elemen pasif adalah kapasitor, resistor, dan induktor.                                                                                                                         
Elemen pasif yang paling mudah dimengerti adalah resistor, sebab hanya merupakan fungsi konstanta untuk perubahan tegangan terhadap arus. Hubungan tegangan dan arus dapat ditulis di dalam persamaan berikut :
                                                V =  I*R

Dimana harga R dinyatakan sebagai resistansi, selalu konstan selama tidak terjadi perubahan suhu, dinyatakn di dalam satuan Ohm. Harga V dinyatakan dalam Vollt dan harga I dinyatakan di dalam Ampere.
Dengan grafik seperti berikut:
Michael Faraday dan Joseph Henre menemukan bahwa medan magnetic yang berubah-ubah dapat menyebabkan induksi tegangan dalam rangkaian yang berdekatan. Tegangan ini diperoleh sebanding dengan laju perubahan arus terhadap waktu yang menghasilkan medan magnetic dengan rumusan:

Dimana harga L disebut sebagai induktansi dan dinyatakan di dalam satuan Henry.
Grafik dibawah menunjukkan perubahan tegangan terhadap delta arus per satuan waktu
Persamaan tersebut memperhatikan bahwa tegangan yang melintasi sebuah induktor adalah sebanding dengan laju perubahan arus yang melalui induktor tersebut berdasarkan waktu. Persamaan tersebut memperhatikan bahwa tidak ada tegangan melintas induktor yang menyangkut arus konstan tidak perlu biarpun besar tengan atau arus.
Elemen pasif berikutnya adalah kapasitor dimana dapat dituliskan hubungan antara arus dan tegangan sebagai berikut :

I = C

Dimana harga C disebut sebagai kapasitansi dan dinyatakan di dalam satuan Farad.
Kapasitor dibuat dari dua buah plat penghantar parallel yang luasnya A dan berjarak d, satu sama lainnya  memiliki harga kapasitansi :
C =

Grafik dibawah menunjukkan perubahan arus terhadap tegangan per satuan waktu :
Dengan persamaan tersebut maka sebuah tegangan konstan melalui kapasitor memerlukan arus nol melalui kapasitor tersebut. Jadi kapasitor adalah rangkaian terbuka untuk DC. Sedangkan bagi tegangan AC merupakan rangkaian tertutup karena dV/dt memiliki harga tiap nilai.

Harga Efektif Arus dan Tegangan
Nilai efektif  dari tiap arus periodik adalah sama dengan arus searah yang mengalir melalui tahanan R, yang memberi daya yang sama ke R seperti yang diberikan oleh arus periodik. Ungkapan matematik umum untuk daya rata-rata yang diberikan pada tahanan R oleh arus periodik i(t) adalah

P = =

Daya yang diberikan oleh arus searah adalah
P =

Dengan menyamakan ungkapan daya dan memecahkan untuk ,
=

Kemudian disertai pemilihan arus sinusioda
                        i(t) =IM cos (ωt + θ)  dengan periode T =

maka dapat diperoleh besaran
                       
Ieff = IM /

Ungkapan daya lain yang juga banyak dikenal :
           
P =
 
Disipasi Daya
Dengan adanya sumber tegangan yang terpasang pada beban yang pada akhirnya membentuk loop tertutup, maka arus akan mengalir. Arus yang mengalir pada beban tidak seluruhnya dialirkan, namun terhambat pada beban yang menyebabkan timbulnya efek panas pada beban. Perhitungan daya disipasi pada beban dapat ditulis secara sederhana sebagai berikut :
                                    P = I2 R


2.   Tujuan

·         Mempelajari gelombang dan daya AC.
·         Mempelajari sifat resistif pada rangkaain R.
·         Mempelajari sifat kapasitif pada rangkaian RC.
·         Mempelajari sifat induktif pada rangkaian RL.
·         Mempelajari disipasi daya AC pada berbagai komponen.

3.   Peralatan yang diperlukan

·         Power Supply
·         Multimeter
·         Osciloscope
·         Potensiometer 10K Ohm
·         Function Generator
·         Resistor 100 Ohm 2 buah, 1K Ohm
·         Kapasitor 2,2 uF
·         Induktor 2.5 mH
·         Digital Multimeter (dengan range 200 mV )
·         Resistor 100 Ohm
           
4.   Tugas Pendahuluan:
1.                        Turunkan rumus harga efektif tegangan dari sinyal sinusoidal
2.                        Bagaimana ciri kapasitor ideal dan kapasitor praktis? Jelaskan !
3.                        Bagaimana ciri inductor ideal dan inductor praktis ? Jelaskan !
4.                        Apa pengaruh frekuensi pada rangkaian RL dan RC ?
                       

5.   Prosedur Percobaan


A.  Rangkaian Resistif, Kapasitif dan Induktif 

 

Rangkaian Percobaan Resistif I
Gambar 3.2
                 
·         Hubungkan power supply dengan stop kontak jangan dinyalakan dulu!
·         Rangkailah komponen seperti rangkaian diatas untuk amperemeter gunakan osciloscope
·         Ubah tegangan dc pelan-pelan dan amati perubahan meter.
·         Lalu ubah tegangan dc lebih cepat dan amati perubahan meter.
Tugas analisa
1. Untuk prosedur 4 dan 5, apakah perubahan dua alat ukur tersebut sebanding?
2.   Jika sebanding mengapa, dan jika tidak sebanding mengapa ? Jelaskan!

Rangkaian Percobaan Resistif II
Gambar 3.3

·         Atur generator pada frekuensi 50 Hz dengan amplitudo 4 Vrms, pada pembacaan meter dengan range 0-10 V ac.
·         Catat juga nilai dari resistor sesuai dengan perubahan yang dilakukan pada frekuensi yang tertera pada tabel 3.1

Tugas analisa
1.  Bagaimana nilai arus, tegangan dan resistansi seiring dengan perubahan frekuensi? Mengapa !

Rangkaian Percobaan Capacitive
Gambar 3.3
  • Hubungkan power supply dengan stop kontak jangan dinyalakan dulu!
  • Rangkailah komponen seperti rangkaian diatas.
  • Atur function generator pada 10 Volt p-p sinus dengan frekuensi 250 Hz.
  • Set oscilloscope channel  Y1 pada 1 Volt/cm dan Y­­­2 pada 500 mV/cm, atur time/div pada 1 ms/cm. . Sebelumnya atur variable  Y pada oscilloscope  agar gelombangnya ditengah / nol volt,
  • Gambar bentuk gelombang dengan teliti, catat volt/div, time/div  dan tunjukkan posisi keduanya.
Tugas analisa
1.   Dimanakah dari gelombang  tersebut saat mencapai arus maksimum positif?
2.   Dimanakah dari gelombang  tersebut saat mencapai tegangan saat nol volt?
3.   Dimanakah dari gelombang  tersebut saat mencapai arus maksimum negatif ?
4.   Kita tahu bahwa arus sebanding dengan tegangan, apakah kurva menunjukkan hal itu ?
5.   Hitung beda fase antara arus dan tegangan? Jelaskan!

Rangkaian Percobaan Inductive

Gambar 3.4

·         Hubungkan power supply dengan stop kontak jangan dinyalakan dulu!
·         Rangkailah komponen seperti rangkaian diatas.
·         Atur function generator pada 10 Volt p-p sinus dengan frekuensi 250 Hz.
·         Set oscilloscope channel  Y1 pada 1 Volt/cm dan Y­­­2 pada 500 mV/cm, atur time/div pada 1 ms/cm. . Sebelumnya atur variable  Y pada oscilloscope  agar gelombangnya ditengah / nol volt.
·         Gambar bentuk gelombang dengan teliti, catat volt/div, time/div  dan tunjukkan posisi keduanya.

Tugas analisa
1.   Dimanakah dari gelombang  tersebut saat mencapai arus maksimum positif
2.   Dimanakah dari gelombang  tersebut saat mencapai tegangan saat nol volt
3.   Dimanakah dari gelombang  tersebut saat mencapai arus maksimum negatif ?
4.   Kita tahu bahwa arus sebanding dengan tegangan, apakah kurva menunjukkan hal itu ?
5.   Hitung beda fase antara arus dan tegangan ? Jelaskan !

C. Disipasi Daya


Rangkaian Percobaan :

Gambar 3.5

·         Hubungkan power supply dengan stop kontak jangan dinyalakan dulu!
·         Rangkailah komponen seperti rangkaian diatas.
·         Atur function generator pada 100 mV p-p sinus dengan frekuensi 150 Hz, pada pembacaan meter dengan range 200 mV ac.
·         Set oscilloscope channel  Y1 dan Y­­­2 pada range yang tepat agar diperoleh gelombang yang jelas.
·         Gambar bentuk gelombang dengan teliti, catat volt/div, time/div  dan tunjukkan posisi keduanya.

Pertanyaan :
1.   Apa hubungan beda fase antara arus dan tegangan yang melewati resistor dan inductor ? Jelaskan !
2.   Hitung disipasi daya pada inductor dan gambar diagram fasornya. Jelaskan

 Tugas Pengembangan

1. Buat kesimpulan dari masing-masing percobaan diatas !
2. Bisakah anda mengukur daya reaktif ? Jelaskan !





LEMBAR DATA
PERCOBAAN P3

Tabel 3.1

Frekuensi
(Hz)
Voltage
(V) rms
Current
(mA) rms
Resistance
(Ohm)
50



100



200



300



400



500



600



700



800



900



1000





0 komentar:

Posting Komentar